OSCE Nasional Kolegium Penata Anestesi di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta



22 Aug 2026




Wujud Komitmen terhadap Mutu Pendidikan dan Kompetensi Profesional Tenaga Keperawatan Anestesiologi

Yogyakarta – Kegiatan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Nasional merupakan salah satu bentuk evaluasi kompetensi yang dilaksanakan secara terstruktur, objektif, dan sistematis untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan, keterampilan klinis, komunikasi, serta sikap profesional dalam berbagai situasi pelayanan kesehatan.

Penyelenggaraan OSCE ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi. Melalui metode OSCE, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam praktik klinis sesuai standar prosedur dan prinsip keselamatan pasien.

OSCE Nasional ini dilaksanakan mulai tanggal 12 s.d 14 Agustus 2026 dan bertempat di Laboratorium OSCE Jurusan Keperawatan Poltekkes 

Mengukur Kompetensi Secara Objektif dan Terstandar

OSCE dirancang dalam bentuk beberapa stase yang merepresentasikan berbagai situasi klinis yang harus dihadapi oleh Penata Anestesi. Pada setiap stase, peserta diberikan skenario dan tugas tertentu untuk diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan.

Penilaian dilakukan menggunakan instrumen dan rubrik yang telah disiapkan sehingga proses evaluasi dapat berlangsung secara objektif dan terukur. Penguji menilai kemampuan peserta berdasarkan indikator kompetensi yang meliputi keterampilan klinis, ketepatan tindakan, komunikasi terapeutik, keselamatan pasien, pengambilan keputusan, serta profesionalisme.

Model evaluasi tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesiapan mahasiswa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab profesional di lingkungan pelayanan kesehatan.

Melibatkan Penguji Anestesi dari Berbagai Instansi

Sebagai kegiatan berskala nasional, penyelenggaraan OSCE melibatkan berbagai unsur akademik dan profesional. Keterlibatan penguji dari institusi pendidikan maupun praktisi memberikan kontribusi penting dalam menjaga objektivitas dan kualitas proses penilaian.

Kolaborasi tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring serta membangun kesamaan persepsi mengenai standar kompetensi lulusan Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta tidak hanya berperan sebagai institusi penyelenggara pendidikan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengembangan standar mutu pendidikan dan evaluasi kompetensi tenaga kesehatan di Indonesia.

Mendorong Budaya Mutu di Lingkungan Pendidikan

Penyelenggaraan OSCE Nasional juga menjadi momentum bagi Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi untuk terus mengembangkan budaya mutu dalam proses pendidikan.

Evaluasi yang dilakukan melalui OSCE dapat menjadi sumber informasi untuk mengidentifikasi kekuatan maupun area yang masih perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, fasilitas laboratorium, serta strategi pembimbingan mahasiswa.

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan evaluasi tidak berhenti pada pemberian nilai, tetapi menjadi bagian dari siklus continuous quality improvement atau peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Mempersiapkan Lulusan yang Kompeten dan Profesional

Melalui kegiatan OSCE Nasional, Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi menegaskan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompeten dalam praktik klinis, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, menjunjung etika profesi, serta berorientasi pada keselamatan pasien serta menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa proses pendidikan berjalan sejalan dengan tuntutan kompetensi tenaga kesehatan di lapangan.

Penutup

Melalui sistem evaluasi yang objektif, terstruktur, dan terstandar, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan pasien.

Lebih dari sekadar ujian, OSCE Nasional menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya mutu, memperkuat kolaborasi antar-institusi, dan mempersiapkan tenaga Keperawatan Anestesiologi yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di masa kini dan masa depan.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta – Bersama Membangun Pendidikan Tenaga Kesehatan yang Unggul, Berbudaya, dan Mendunia.